Archives Author



5 Oct 10

MATRIKS LESLIE – LEFKOVITCH DAN PENERAPANNYA DALAM PERTUMBUHAN POPULASI KURA – KURA LAUT BERKEPALA BESAR / PENYU TEMPAYAN

Ridwan Wibowo Santoso, Hanna Arini Parhusip, Endang Warsiki

Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika

Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga 50711

 

ABSTRAK

 

Matrik Leslie sangatlah berguna dalam perhitungan pertumbuhan populasi. Lefkovitch mengembangkan matriks ini untuk populasi yang batasan usianya tidak jelas.

Dalam skripsi ini akan dibahas bagaimana memodelkan dan menerapkan matriks Leslie – Lefkovitch dalam perhitungan populasi kura – kura berkepala besar atau yang sering disebut sebagai penyu tempayan, dan apa usaha yang paling tepat untuk mempertahankan kelangsungan hidup populasi kura – kura laut berkepala besar tersebut.






5 Oct 10

PENGGUNAAN ANOVA DALAM PEMILIHAN KOMPOSISI PAKAN TERNAK AYAM DI CV. OBOR MAS

 

Heru Purnomo, Adi Setiawan, Bambang Susanto

Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika

Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga 50711

ABSTRAK

 

CV. Obor Mas merupakan perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ayam petelur. Masalah yang dihadapi perusahaan adalah harga bahan baku konsentrat yang tinggi. Penelitian ini menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dengan metode One-Way Classification untuk menentukan dapat diterima atau tidaknya suatu pengganti konsentrat. Dalam hal ini digunakan alternatif pengganti yaitu tepung bekicot dan tepung ikan.

Eksperimen yang dilakukan memberi hasil bahwa tepung bekicot maupun tepung ikan dapat digunakan sebagai pengganti konsentrat. Simulasi dapat digunakan untuk memberikan gambaran perbedaan nilai mean untuk masing-masing perlakuan.






5 Oct 10

PENJADUALAN MULTI-SHIFT MENGGUNAKAN PROGRAM INTEGER

Astri Dewi Puspitaningrum, Lilik Linawati, Bambang Susanto

Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika

Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga 50711

ABSTRAK

 

Pada perusahaan yang menerapkan waktu beroperasi 24 jam per hari dan 7 hari dalam seminggu dengan jenis pekerjaan  yang membutuhkan tenaga kerja yang berfluktuasi jumlahnya pada setiap jam operasinya,  memerlukan pengaturan jam kerja atau jadwal tenaga kerja yang cermat. Pengaturan jadwal ini tetap mempertimbangkan bahwa tenaga kerja tetap dapat bekerja memenuhi jam kerja wajib tetapi perusahaan juga tetap dapat aktif beroperasi sesuai waktu yang telah ditentukan, diperlukan suatu cara atau sistem Penjadwalan tenaga kerja. Salah satu sistem penjadwalannya adalah Penjadwalan shift dengan sistem multi-shift. Sistem Penjadwalan multi-shift adalah urutan jadwal kerja yang terdiri dari beberapa macam pergantian jam kerja. Permasalahan Penjadwalan multi-shift merupakan permasalahan optimasi, yaitu permasalahan yang berkaitan dengan pengambilan keputusan untuk mendapatkan pemecahan yang terbaik(optimum).

Dengan mengambil permasalahan Transportation Management Center Staffing diterapkan penjadwalan multi-shift dengan membuka1 hari menjadi 12 shift, 8 shift, 6 shift, 4 shift dan 3 shift serta dimodelkan dan diselesaikan dengan Integer Programming. Setelah dianalisa diperoleh hasil yang paling optimal yaitu dengan membuka 12 shift dalam 1 hari dimana beda waktu mulai shift satu dengan shift berikutnya 2 jam.






4 Oct 10

STUDI SIMULASI PENERAPAN METODE PASANGAN KEMBAR UNTUK MENENTUKAN BESARNYA PENGARUH GENETIK DAN PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP MENSTRUASI PERTAMA

 

Daniel Febri Setyo Negoro, Adi Setiawan, Hanna Arini Parhusip

Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika

Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga 50711

 

ABSTRAK

 

Menstruasi pertama adalah periode mentruasi awal yang disebabkan oleh pengaruh genetik yang diturunkan dari orang tua dan pengaruh lingkungan. Penelitian ini menjelaskan cara menghitung besarnya pengaruh genetik terhadap sifat fenotipe menstruasi pertama dengan menggunakan data pasangan kembar.

Simulasi digunakan untuk pembangkitan data pasangan kembar dengan menggunakan model ACE dan memberikan masukan pengaruh genetik , pengaruh lingkungan bersama  dan pengaruh lingkungan tidak bersama . Dengan menggunakan data pasangan kembar hasil simulasi, pengaruh genetik diestimasi ulang sehingga diharapkan nilainya akan sesuai dengan masukan yang digunakan.

Kata kunci : Pengaruh genetik, pasangan kembar.






1 Oct 10

PENYUSUNAN JADWAL INDUK PRODUKSI

MENGGUNAKAN MAKE-TO-STOCK MODELING

DI PT. CCBI CENTRAL JAVA

Cucun Krisdiyanto, Lilik Linawati, Hanna Arini Parhusip

Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika

Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga 50711

 

ABSTRAK

 

Tujuan perencanaan produksi adalah menyusun Jadwal Induk Produksi (JIP) untuk beberapa periode mendatang. JIP berisi tentang apa dan berapa banyak setiap produk dalam periode tertentu harus diproduksi pada suatu perusahaan. Untuk perusahaan yang mempunyai sistem lingkungan perusahaan make-to-stock. Dalam perencanaan produksinya memperhatikan satuan produksi dalam batch dan setiap produk-jadi memiliki persediaan yang cukup untuk memenuhi permintaan.

Dalam skripsi ini make-to-stock modeling diterapkan untuk menyusun JIP dengan tujuan meminimumkan biaya produksi dan biaya persediaan. Penyusunan JIP ditentukan oleh jumlah produksi, jumlah persediaan dan permintaan. Estimasi permintaan produk ditentukan dengan menggunakan metode pemulusan eksponensial Holt-Winters.

Dalam penelitian ini digunakan data 7 produk minuman ringan produksi PT. Coca-Cola Bottling Indonesia (CCBI) Central Java. Dari hasil penyelesaian optimum dapat disusun dalam JIP untuk 12 periode bulanan dan diperoleh biaya produksi serta biaya persediaan. Ternyata terdapat perbedaaan biaya total produksi dan persediaan sebesar  1,49 %  antara hasil penyelesaian model make-to-stock dan realisasi perusahaan.